​Inspirasi Pagi 
Kecepatan lari seekor rusa mencapai 90 km/jam.
Sedangkan kecepatan lari singa cuma 58 km/jam.
Meski kecepatan lari kedua makhluk

ini berbeda jauh sekali, anehnya

sering kali singa begitu mudah memburu rusa dan memangsanya.
Kok Bisa?
Saat rusa berlari seringkali masih menoleh ke belakang memastikan jarak singa. Pandangannya mulai tak fokus, menyebabkan kecepatan menurun secara bertahap. 
Singa semakin kuat mengejar sasaran di depan. Sang rusa semakin gusar dan tak percaya diri pada kemampuannya. Dia berpikir lemah dan akan ditangkap. Benar saja dalam hitungan menit kuku lancip sang predator sudah mencengram erat rusa dan mengoyak tubuhnya hingga remuk. 
~*~
Hikmah yang bisa diambil, berhenti memengok ke belakang terlalu sering hingga lupa apa yang ingin dicapai. Masa lalu sebagai pembelajaran untuk meraih masa depan lebih cemerlang. 
Lupakan kegagalan yang pernah terjadi, gunakan kegagalan sebagai motivasi untuk bangkit. 
Berpikir positif setiap keadaan yang (mungkin) pelik dihadapi. Life is like a game ( hidup seperti permainan). Pasti ada yang menang dan kalah. Kalah bukan berati lemah, bisa jadi kurang beruntung atau kurang usaha. Menang tak bisa pongah. Di atas langit masih ada langit, di bawah tanah masih ada air.
Percaya diri, setiap insan punya potensi. Punya kelebihan meskipun pasti ada kekurangan. Ambil sisi positif kembangkan. 
Tak semua yang sudah lewat harus dikenang. Apalagi mantan. 👊
Salam semangat! 🌅
#baiqBelajar

Iklan