​[Review Buku Uhibbuka Fillah]
Assalamualaikum, semoga apa yang menjadi azamnya akan senantiasa menyemai di kala waktunya. 

Aku bukanlah sekuntum mawar yang selalu mekar dan bercahaya, kadang serpihan mahkota berguguran dan layu. Aku bukan gemericik air di kala pasang. Saat surut pudar genangan air yang membasahi bumi. Aku hanyalah sosok yang berusaha mencari tauladan dari pendahulu.
Uhibbuka Fillah ….

Tiada Mahabbah yang patut diberikan selain kepada Pemilik cinta. Meski secawan rindu selalu menyusupi kalbu merindu.

Sungguh aksaranya mengisi kehampaan hati, mengokohkan hati yang pernah merasakan sembilu.

~*~

Rasanya antara sadar dan tak sadar airmata menyeruak dari kelopaknya. Bahagia, tenang dan damai. Cinta sejati bukanlah cinta yang pertama kali hadir. Cinta sejati hanyalah sebuah cinta yang telah memang ada dan menguatkan. 
Membacanya butuh konsentrasi tinggi, hingga menuntut diri untuk tak berhubungan dengan ‘gadget’ atau interaksi dengan orang lain.
Aku menyediakan waktu di saat mereka hadir dalam pesona mimpi. Karena aksaranya sangat indah dan penuh bahasa yang tinggi. Meski harus meresapi dan butuh lebih dari 3 hari menuntaskan. Akhirnya, saya berhasil menghatamkam. 
Kalau ditanya perasaan baca buku karangan mbak Ririn Rahayu Astuti Ningrum. Macam-macam. Ada debar-debar, bahagia, tertawa, terenyuh, sedih dan isak tangis. Sekuat apa pun mengelak. Saat airmata ingin melesat keluar, tak bisa ditahan. 
Buku dengan sampul yang menarik membuatnya tak jenuh, untuk melanjutkan bacaan yang sering kali terbengkalai oleh kesibukan lainnya. 
Rekomendasi bagi para pencari cinta yang haqiqi. Cinta kepada seseorang karena Allah. “Aku mencintaimu karena Allah”. 
Terakhir, banyak sekali petuah lama, untaian mutiara kata yang termaktub dari Al-Quran dan Hadits. 
Semuanya dibingkis dengan sangat hati-hati, tidak ada kesan menggurui. 
Pesan yang penuh berkah. Tak hanya membahas tentang hati dua insan. Berbagai bahasan tentang Hijab, Hijrah dan Kehidupan pun terselip di dalam buku setebal 304 halaman.
Tiada gading yang tak retak, hanya segelintir kesalahan kata dan tidak mengganggu saat membacanya. Sejatinya kesempurnaan milik Allah. 
Terima kasih, Saya haturkan kepada Penulis. Atas hadiah bukunya. Alhamdulillah, bermanfaat. Semoga kelak, bisa mendulang asa untuk membagi manfaat kepada lainnya. Jazakumullah khair. 
Wassalamu’alaikum. 
#buku #islamicbook #religi #love #uhibbuka #fillah #Ririn_RA #penulis #autor #motivator #bestseller #duniahijab #muslimah #bookhollic #pecintabuku #bukubagus 
~*~

Iklan