Bulir hangat itu kini jatuh lagi

Ini sudah purnama ke berapa?

Engkau pernah mengukir sebuah kata di atas batu

Bertuliskan impian kita
Ukiran kini tertutup debu

Mungkin kelak akan menjadi kristal

Atau mungkin tersapu hujan

Channa Mereya
Situbondo, 7~1~17

Iklan