​Hanya sebuah pesta. But why? Awalnya sih pengin. Pas tahu kondisi kantong. Mundur tiga langkah. 

Tiba-tiba saja Beliau dapat rezeki. Trus minta aku order gambar yang pernah aku tujukan. 

Hanya sebuah pesta. Satu hari usai. Tapi mengapa harus keluar dana demi sebuah topeng. Apakah kostum itu harus selalu baru, setiap pesta?

Hanya 4 jam paling lama menggunakan, apakah yang patut diapresiasi? Hingar-bingar, berdentum. Sebenarnya saya enggan glamor.

Namun, sebagian hati saya juga ingin menunjukkan jati diri saya. Katanya biar serasi, ‘pantas’ hadir. Turut kompak, senada, demi sepasang kebahagiaan.

Hanya sebuah pesta, apakah arti pesta?

Reuni, makan, saling bertemu, lantas lupa. 🍃

Hanya sebuah pesta. Ya! Gerbang menuju rumah yang paling akhir justru kegelapan, pengap dan sendiri. Tak ada glamor lagi.

Lantas apakah menyesal membuat pesta? Tidak. Itu aksesoris kehidupan.

Hanya sebuah pesta. Anak Raja bertahta permata. Semua mata memandang. Penuh antusias. Saat sebutir kesalahan fatal timbul. Banyak mulut yang bergerak.

Hanya sebuah pesta. Pesta yang tanpa butuh undangan, bagiku pesta kematian.

#selamatpagi

Iklan