Tidak Ada (Halo-Halo Bandung)


Tidak ada yang bisa dipikirkan lagi, selama di Bandung. Semua pikiran tentang tugas atau deadline seakan sudah macet total. Mungkin karena efek terlalu lama jalan-jalan dan family time, gak ada zona bebas untuk menulis selain di perjalanan atau di tengah malam. Sedikit menyesal enggak bawa laptop. Banyak tugas-tugas yang akhirnya tercecer.

Rencana awal di Bandung hanya 3 atau 4 hari. Eh ternyata lebih dari seminggu ini, prediksi seminggu di perjalanan melenceng menjadi hampir dua minggu. Jalan-jalan di Bandung hanya buat berkunjung pada rumah saudara dan menikmati kuliner, juga mengetahui tempat-tempat bagus. Seperti Trans Studio Bandung. Bandung itu dingin di pagi, bikin menggigil tetapi pas udah siang panasnya mencekam.

Libur panjang sudah usai, hari ini semua orang kembali beraktivitas normal. Eh tidak semua orang, ada beberapa yang tidak bekerja di kantor mereka di antaranya freelance yang di rumah. Seperti saya, yang bekerja kalau ada garapan tulisan, herannya kalau di luar kota menulis tidak bisa lancar seperti di rumah.
Liburan atau masuk bagi saya sama saja, terlebih saat berpikir mengapa harus bekerja? Mengapa harus berlibur? Mengapa harus ada tuntutan?

Alhamdulillah semua yang sudah digariskan tidak akan pernah tertukar lagi, seperti saya yang Alhamdulillah bisa berpetualang terus menerus selama ini. Melihat dunia tanpa harus pusing karena menganggur. Terkadang juga iri dengan mereka yang berpenghasilan setiap bulan, tetapi saya bersyukur karena tidak semua yang berpenghasilan bisa berlibur seperti saya.

Hari ini saya banyak berpikir lagi, mengapa saya tidak bekerja. Ada orang-orang yang harus saya tulis dalam sebuah kisah yang utuh. Entah kapan saya bisa menulisnya. Semoga saja kelak saya bisa menuliskannya.

Bandung, 16 Juli 2018

Iklan

Hari Kedua di Ciamis


Melancong Dadakan Edisi Bandung (Spesial Juli)


Tengah Malam di Kota Kediri yang katanya penuh sejarah perjuangan presiden pertama Indonesia. Ternyata di sini cukup dingin 26 derajat. Lokasi saya di Kesamben saat ini, di rumah family juga. Kurang paham di mana tepatnya.

Lagi

Serunya Travel Eropa Barat Bersama Cheria Holiday


Ketika sore hari, aku menerima sebuah pesan Whats App dari teman dunia Maya yang tinggal di India. Ia berencana mengajakku liburan di Belanda, senang sekali itu merupakan impian yang sudah lama terpendam. Melihat secara langsung kincir angin dan berseminya bunga tulip. Tapi sempat bingung, gimana caranya bisa sampai ke sana? Kalau misalnya nyasar gimana? Huhuhu. Apalagi jarak tempuh dari Asia Selatan menuju Eropa pasti harus translit di beberapa bandara, yang saya saya khawatirkan salah tujuan maupun ketinggalan pesawat.

Lagi

Cara Atasi Writer’s Block-Ala Aiq


Aku memang pemula dalam urusan tulis-menulis, tetapi semangat itu tidak pernah padam walau satu cuil. Seperti bulan Juli yang penuh dengan deadline tulisan, mengapa saya tertarik dengan tantangan. Sebab mengasah kemampuan dan semakin membuat diri untuk terus berpacu dengan waktu.

Kesulitan saat mengikuti kompetisi, sebenarnya hanya mengatur mood. Karena pikiran yang sumpek akan mempengaruhi tulisan. Begitu juga dengan rasa malas yang membuyarkan keinginan. Sebenarnya kesulitan itu terletak pada suasana hati. Sebisa mungkin seorang penulis menjaga suasana hatinya agar tidak cenderung galau dan mengurangi tingkat produktif dalam berkarya.

cara atasi writer's block

Photo by Steve Johnson on Unsplash

Cara-cara membangun mood agar terus menghasilkan karya;

  1. Banyak Membaca

Semakin sering membaca, semakin terbuka cara berpikir kita. Kita punya tambahan wawasan yang lebih komplit. Karena jumlah tulisan kita bergantung pada intesitas bacaan. Sadar atau tidak dengan membaca bisa memancing ide, tentunya semakin banyak membaca akan menghasilkan tulisan yang lebih padat.

2. Melakukan hobi yang disenangi

Tubuh lebih sering mendapatkan kejenuhan, jika setiap hari berutinitas dengan kebiasaan yang melahirkan budaya. Memanfaatkan hobi secara optimal akan mengasah diri semakin terampil, out putnya semakin semangat melakukan aktivitas lainnya seperti menulis yang membutuhkan daya konsentrasi yang tinggi.

3. Banyak menulis

Mengapa masih harus menulis? Tidak bisa dipungkiri setiap peristiwa yang indah sayang jika hanya dilewatkan begitu saja tanpa diabadikan. Sebuah tulisan adalah salah satu cara merekam peristiwa yang tidak bisa dijelaskan melalui bahasa visual. Agar tidak kehilangan ide, maka segera tangkap ide dalam tulisan.

Nah, itu salah satu tips memunculkan semangat menulis, ketika stuck menghampiri. Jangan lupa untuk berdoa, sebelum beraktivitas apa pun. Karena ini sudah menjelang pagi, maka saya udahi dulu ya.

Waktunya istirahat kembali. Salam literasi.

Selamat Malam

Dari Mana Saja, Engkau Bisa Belajar


Dari mana saja, Engkau bisa Belajar. Daily’s Baiq kali ini ingin sharing sedikit seputar pengalamannya maupun aktivitas hariannya pasca memilih  resign dari pekerjaannya sebagai admin di sebuah proyek pembangunan. Ia merasa tidak ada waktu untuk mendekatkan diri dengan keluarga maupun menulis, karena energinya dikuras untuk bekerja.

Lagi

[Sinopsis] PARI : Bukan Seorang Peri (2018) Review Film India


PARI : Not a Fairytale

Sinopsis Film PARI 2018, sekaligus saya berikan ulasannya secara bersamaan. Film horor 2018 Bollywood yang recomended.

PARI : Is not fairytale. Bukan seorang manusia dan bukan seorang peri. Ia bisa lebih menyeramkan dari monster. Menonton film yang dibintangi Anushka Sharma selalu membuat saya semakin ketagihan dengan aksi bermain peran. Sukses di film H1N1 sebuah film thriller yang mencekam, di tahun 2018 ia bermain film horor yang membuat selera makan berkurang dan kaki dingin selama
menonton.

Saya memang takut dengan adegan-adegan mengejutkan, tetapi film ini selalu membuat penasaran untuk mengikuti alurnya. Untuk pertama kali saya dibuat terkesan dengan pesan-pesan tersirat dalam film ini soal jin, ifrit, kiamat dan akal. Berlatar belakang di Bangladesh, tidak mengurangi nilai seni dan ciri khas India. Karena masih serumpun dan bahasa yang digunakan juga India bukan Bengali.

TRAILER OFFICIAL PARI 2018

Film dengan trailer bagus! Tidak membocorkan isi film
tapi sudah melingkupi dari awal sampai akhir. Tidak ada skenario yang diada-ada, semua sama dengan isi. Segi pemain, baik Anuskha yang menjiwai menjadi seseorang pinggiran yang terbebani oleh ‘pertanyaan-pertanyaan’ yang bahkan tidak ada jawaban.
Bagaimana ia berakting setengah melamun, bagaimana berakting dengan wajah menyeramkan dan tatapan kosong.

Sedikit saya kisahkan (Sinopsis film PARI);

Film garapan Anushka Sharma dan Karnesh Sharma, sudah rilis 2 Maret 2018 sedikit membuat opini soal jin Ifrit.  Pada film PARI, ritual pemuja setan dirancang sedemikian hingga cerita benar-benar bulat dikisahkan dari sudut pandang orang ketiga yaitu Arnab. Parambrata Chaterjee berperan sebagai lelaki yang polos, tidak pernah pacaran dan tidak ingin menikah di waktu dekat itu ternyat terjebak dalam permasalahan yang rumit.

Ia bertemu dengan Rukhsana sebagai pemain utama, anak dari korban ritual Auladhchakra. Anushka menjelma menjadi iblis yang memilih tinggal bersama Arnab, karena ia takut dengan suara adzan maupun aroma dupa. Ditengahi oleh Profesor Quasim Ali yang berusaha memutus rantai jin ifrit agar kiamat tidak cepat terjadi. Beliau mengejar para perempuan pemuja setan yang beranak pinak. Salah satu target sasarannya ialah Rukhsana.

Di awali adegan Arnab yang harus berurusan dengan polisi dan olah TKP atas kecelakaan yang tidak terduga, di saat hujan dan deras. Mobil yang ditumpangi oleh Arnab menyebabkan tewas pada wanita tanpa identitas yang memakai tudung hitam. Setelah bertanya dengan orang sekitar, wanita yang sudah dibawa ke kamar mayat merupakan Kuttewali budhiya, yang berarti perempuan pengembala anjing, ia tinggal di sebuah gubuk di ujung telaga dengan kumpulan anjing yang menyalak.

Semua seperti rantai yang saling menikam, mengikat dengan kencang pada kaki agar tak saling berlari. Ada sebuah kutipan yang membuat saya, sedikit tercengang. Kutipan ini dikatakan oleh Piyali, “Ada monster di dalam diri kita semua.” 

Tonton selengkapnya, agar tuntas rasa penasaran kalian. Kalau boleh kasih rating, mungkin julukan the best film horor di bulan ini versi Baiq. Karena rasa mencekamnya seperti menonton Conjuring 2. Star 9/10

Selamat menonton, pastikan tidak sendiri agar tidak ngompol di tempat!

Penulis : Baiq Cynthia

Info lengkap film PARI

Belum Saatnya Usai Masa Penantianmu


Tidak mengapa menunggu lebih lama lagi, asalkan engkau tetap memelihara hati dalam kebaikan. Karena yang baik datang tidak tergesa-gesa, ia datang dengan persiapan yang sangat matang. Teruslah memperbaiki diri, memantaskan diri untuk pilihan yang terbaik, versi-Nya. Jangan menodai dengan setitik ketidaksabaran.

Lagi

Rahasia di Keramba Pantai Pathe’ [Situbondo]


Setiap perjalanan ialah hikmah, setiap tempat baru yang dituju selalu menemukan pengalaman baru.

Lagi

Di Tanah Lada-Ziggy Z (Review Buku)


Di Tanah Lada-Ziggy Z

Pertama kali saya dibuat kagum jika menemukan anak kecil yang cerdas, entah karena berhitung cepat, bisa bahasa Inggris atau menguasai bahasa Asing lainnya. Tetapi, ketika bertemu dengan sosok yang masih sangat kecil untuk mengerti sebuah kehidupan yang runyam dalam lingkungannya, itu saya dapatkan dalam kisah Di Tanah Lada. Novel yang menjadi pemenang ke-2 di Sayembara Dewan Kesenian Jakarta tahun 2014.

Lagi

Previous Older Entries

Ikuti Lomba Menulis Kreatif, Hadiah Liburan Ke Turki

Hours & Info

1-202-555-1212
Lunch: 11am - 2pm
Dinner: M-Th 5pm - 11pm, Fri-Sat:5pm - 1am
Follow Daily's Baiq on WordPress.com