Makan Mie Instan Bagi Bumil Tengah Malam : Baiq Cynthia


Semenjak dinyatakan positif oleh alat pendeteksi kehamilan. Resmi menjadi ibu hamil yang harus mengalami hal-hal baru yang tidak akan terlupakan semasa menjadi seorang wanita. Pasalnya gejala yang dialami hampir semuanya dikendalikan oleh hormon tubuh. Seperti mual, nafsu makan berkurang, pusing, muntah dan mood swing. Wajar karena dalam tubuh ada makhluk baru yang membuat sistem kerja tubuh selalu waspada dengan adanya benda asing.

Awalnya sering demam mungkin tubuh masih belum siap menerima benda asing tersebut. Lalu merasa kram perut yang tiba-tiba hilang sendirinya bahkan sering meracau kalau bicara.

Ternyata setelah menjalani hingga minggu ke-9 saya sudah mulai beraptasi dengan hal-hal semacam itu. Mulai mengkondisikan suasana hati dengan sering menulis bahkan membaca artikel seputar kehamilan. Untuk mendapatkan wawasan baru tentang larangan maupun hal-hal apa saja yang harus dilakukan agar janin sehat dan tidak mengalami keguguran. Huhu… Sungguh pengalaman keguguran itu seringkali membuat saya trauma bahkan tidak siap untuk hamil lagi.

Tetapi menjadi ibu hamil itu seru, diperhatikan banyak orang dan mendapat dukungan baik dari orang terdekat maupun orang yang baru dikenal. Bahkan mereka ikut mendoakan semoga ibu dan janin sehat dan proses lancar sampai persalinan. Enaknya lagi kalau pengin makanan atau sering dibilang ngidam itu diturutin. Selagi tidak ngidam aneh-aneh. Alhamdulillah enggak ngidam yang seperti televisi tayangkan. Misal ngidam mukul kepala orang yang botak.

Bahagia itu akan lengkap tatkala hadir buah hati dalam pernikahan. Tidak ada kesepian lagi dan memiliki teman untuk berjuang. Setidaknya kita punya banyak alasan hidup untuk bertahan walaupun kehidupan rumah tangga tidak selalu berjalan mulus. Terlebih dikaruniai suami yang perhatian. Semakin semangat merawat janin ini.

Masih hamil muda dan masa-masa ruwet, rewel dan periode emas. Karena perkembangan tubuh sedang pesat dan juga membutuhkan banyak asupan nutrisi yang seimbang. Kadang kalau sudah tidak sesuai jenis makanan yang akan dikonsumsi saya langsung merasa mual. Seperti susu yang berubah rasanya, padahal tanggal kadaluarsa masih lama. Snack dan makanan junk food. Buah-buahan yang kadar alkohol tinggi juga makanan pedas lainnya.

Suatu malam saya terbangun dan lapar. Maka membuat susu karena itu praktis dan proses penyerapan dalam tubuh berlangsung cepat. Namun apa? Usai minum susu saya malah sibuk dengan tulisan yang belum sempat diunggah pada blog. Karena mengalami kendala yaitu ada salah satu reader yang komplain masalah landing page yang lemot. Juga masalah daya muat komentar cukup berat bagi yang minim signal.
Sedih pastinya dan sedikit emosi karena saya belum mengenal sistem maintenance pada blogspot yang bagi saya begitu rumit. Berbeda dengan WordPress yang mudah diakses. Ternyata banyak berpikir menguras energi. Awalnya ingin melanjutkan tidur dan bermimpi. Tetapi apa?

Perut enggak bisa dikondisikan ia terus meminta makanan. Biasanya saya selalu siap biskuit semacam gabin. Tetapi baru saja habis dan belum beli lagi. Bimbang karena di dapur sudah enggak ada yang bisa dimakan. Terlebih sejak hamil sensitif dengan aroma nasi dalam magic com.
Beruntung menemukan mie instan dan telur, baiklah kita berkreasi. Masak mie instan yang baik bagi bumil. Gimana caranya?

Sederhana untuk mie kuah pastikan merebus saat ditiriskan dicuci dengan air panas lalu kuahnya wajib air panas baru. Bukan bekas rebusan mie. Tambahkan irisan bawang puting dan bawang merah. Kalau ada sayur bisa ditambahkan agar ada kandungan vitamin. Telurnya bebas mau digoreng atau direbus. Saya suka direbus karena kandungan protein benar-benar mudah diserap tubuh tanpa ada tambahan kolesterol dari minyak goreng jika digoreng.

Oh iya jangan lupa minum air putih yang banyak sebelum tidur sempatkan untuk beraktivitas ringan minimal 45 menit sebelum tidur. Agar makanan tidak menjadi gula.
Berhubung sudah waktunya istirahat saya pamit undur diri dulu. Jangan lupa bahagia. Apa pun keadaanmu tetaplah bersyukur dan bersabar. Karena setiap kesulitan yang mendera akan lewat dan tidak akan menyesal jika sabar dan tawakal.

Baiq Cynthia
Ambulu, 2 Februari 2019 02.21

Iklan

Apa Engkau Baik-Baik Saja : Baiq Cynthia


“Apakah engkau baik-baik saja?” dari seribu kosakata bahasa yang engkau kuasai. Bisakah merangkai kalimat itu ketika melihat pasanganmu tidak menerbitkan senyum lagi? Setidaknya engkau menunjukkan rasa sayang dan peduli kepadamu. Karena cinta itu peduli, bukan soal kata-kata mesrah seperti aku mencintaimu, aku merindukanmu tetapi bisakah membuat nyaman pasanganmu.

Menyediakan waktu quality time tiap hari. Tetapi tidak semua pasangan menghargai waktu bersama. Mereka lebih condong dengan ponselnya sendiri walau bersama. Apalah arti hidup bersama jika memiliki tujuan masing-masing. Habiskan waktu dengan pilihanmu dan katamu hasil jerih payahmu itu untuk seseorang yang engkau sebut teman hidup. Teman berbagi, teman saling mendekap dan berbagi tawa.

Ada dua kemungkinan jawaban dari kekasihmu itu, dia mengatakan baik-baik saja dengan jujur atau pura-pura baik-baik saja. Tetapi engkau pasti bisa merasakan perbedaan gelombang aura perasaannya. Jika kekasihmu merasa nyaman denganmu. Sorot matanya tentu meneduhkan dan selalu tertawa simpul. Jika sebaliknya barangkali engkau sudah membuat dirinya tidak nyaman lagi di sampingmu. Perlahan engkau acuh, padahal kekasihmu menginginkanmu lebih dari yang ada di dunia.

Ketika engkau berkata belum bisa berikan sebongkah berlian, kekasihmu tidak memaksamu untuk meminta-minta. Karena ia tahu engkau sedang berjuang untuk kebahagiaan seseorang yang engkau panggil sebagai teman hidup. Engkau mengerti dan cukup memahami. Tetapi bukan berarti kesibukanmu mengeliminasi keberadaan kekasihmu.

Sederhana dalam merajut cinta, komitmen, komunikasi dan selalu terbuka setiap menghadapi permasalahan. Bukan membiarkan hubungan terlihat tidak ada masalah namun hakikatnya penuh lubang.
Tak perlu cemas, hubungan ini tidak akan langsung berakhir dengan kata udahan. Ketika engkau mengingat betapa bodohnya pertemuan pertama kami. Tembok penghalang di antara kita sekaligus roboh. Tidak ada lagi dendam atau amarah yang membara.

Baca juga: Resep Roti Maryam 100% Berhasil.

Tersisa rindu, satu kecupan hangat mendarat pada kening kekasihmu.
Mungkin ketidakhadiranmu membuat kekasihmu berpikir engkau sudah tidak peduli. Tetapi justru engkau bersemangat mengumpulkan pundi-pundi koin demi hunian baru yang nyaman bersama hadirnya tangis si kecil.

Apakah aku baik-baik saja? Tentu. Karena cinta memang begitu sedikit bumbu berantem lalu akur dan melanjutkan kisah kita yang masih panjang.

Ambulu, 30 Januari 2019

[SINOPSIS] REVIEW FILM SANJU-India 2018


Film biografi Sanju mengajarkan kita untuk lebih menghargai waktu dan menyayangi orang-orang yang berada di samping kita. Sebelum habis waktu bersama maupun kesempatan untuk berjumpa. Rusaknya fisik dan jiwa bisa pulih dengan kasih sayang dan semangat untuk sembuh. Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada kita mengizinkan untuk sakit, terpuruk dan membiarkan waktu hilang tanpa ada kesempatan untuk kembali.

Lagi

Review Buku: Miss Clean (2014) Via Ijakarta


Review Buku Teenlit Miss Clean Sara Teen

Tulisan ini saya salin dari web milik saya di Baiq Cynthia

Masih setia di tahun ketiga bersama Ijakarta sebagai aplikasi untuk membaca buku secara gratis dan legal. Hampir semua kategori buku ada di sini. Terkadang yang tidak ditemukan di toko buku masih ada di aplikasi ringan yang bisa dibaca kapan pun dalam mode offline. Asyik banget enggak harus baca buku karena takut bukunya ketinggalan atau basah karena musim hujan sekarang.

Terima kasih Ijakarta yang terus memperbanyak koleksi bacaan mulai dari resep mmasakan komik, buku agama, buku fiksi dan nonfiksi. Enggak nyesel deh. Hanya saja harus segera dibaca sampai tuntas sebelum masa peminjaman kadaluarsa. Oleh karena itu saya punya tips nih, gimana caranya agar membaca tuntas di aplikasi Ijakarta.

1. Download e-book saat engkau memang ingin membaca. Bukan sekadar penasaran.
2. Matikan koneksi data selama membaca buku
3. Siapkan hidangan terbaik saat membaca, agar otak tetap mendapatkan supply nutrisi dan energi.
4. Bagikan hasil bacaan bukumu di media sosial. Karena suatu saat engkau akan tahu seberapa banyak hasil bacaan buku di Ijakarta.
5. Jangan melupakan tugas lainnya, ya! Membaca itu memang penting tetapi enggak harus 24 jam ‘kan?

Oh, iya. Baru saja saya menamatkan buku bergenre teenlit dengan waktu sedikit lama, empat jam. Yup! Dengan jumlah halaman sekitar 250 lembar.
Penulisanya berasal dari Solo, begitu pula dengan latar cerita yang dibawakan. Cerita yang ditulis sangat manis dengan bumbu-bumbu persahabatan dan cinta antar remaja. Kisahnya juga realistik enggak begitu film-in.

Adelia orang pindahan dari Jakarta ke Solo, mengikuti kerja praktik ayahnya sebagai dokter. Ia benci kalau harus tinggal di desa, meninggalkan kebiasaan hedon maupun teman-temannya yang asyik buat hangout.
Tetapi, semenjak pindah di desa ia bertemu dengan perempuan sebaya dengannya yang selalu mencari gara-gara menurut pemikirannya.
Perempuan itu bernama Niken anak tukang pengangkut dan pengepul sampah. Padahal Niken berniat baik malam itu, sejak pertemuan pertama yang seperti anjing dan kucing pertemuan berikutnya mereka juga sering bertengkar dengan kebiasaan Adelia yang memaki dan membuat hati Niken terluka.

Niken memiliki pacar ganteng walaupun wajah dirinya bertolak belakang dengan pacarnya yang sudah kuliah. Sebagai ketua kelas, OSIS dan kapten basket perempuan, Niken berpengaruh di sekolahnya. Tidak kalah juga Adelia yang dijuluki Miss Clean memiliki paras yang cantik dan menjadi idola di sekolah.

Namun apa jadinya jika Miss Clean mencintai pacar Si semut hitam (julukan yang diberikan oleh Adelia untuk Niken).
Kisah-kisah roman yang sederhana namun cukup karakter yang dibangun. Penulis sangat telaten memberikan bumbu-bumbu komedi yang dicampur dengan drama.
Membaca teenlit ini enggak membuat saya menyesal meskipun endingnya sudah tertebak namun rasa penasaran terus digiring sampai cerita khatam.

Pesan moral dalam novel remaja yang saya rekomendasikan untuk dibaca, “Kita enggak perlu membenci orang yang menurut kita buruk dari segi profesi maupun penilaian, pun tidak perlu mencintai orang berlebihan terlebih belum terlalu kenal. Karena belum tentu yang dianggap buruk itu jelek, siapa tahu justeru menolongmu dan sebaliknya.”

Judul buku : Miss Clean
Penulis : Sara Tee
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2014
ISBN : 978-602-03-0809-8
Jumlah halaman : 248

Memoar Takdir


Mustahil menolak takdir, engkau hanya bisa menikmati apa yang terjadi saat ini dengan menjalankan apa yang bisa dilakukan secara maksimal.
Terkadang menaklukkan diri sendiri lebih rumit daripada mencari solusi atas masalah yang ada. Terlalu sering terpengaruh dengan iming-iming menggiurkan namun tidak menghasilkan apa-apa.

Keadaan sesulit dan semustahil apa pun akan berhasil ditaklukkan dengan usaha dan doa. Tekad sebagai kunci utama dan pantang menyerah sebagai api penggerak. Cinta menjadi bumbu penyedap kesuksesan, tanpa rasa cinta usaha yang ingin diwujudkan kurang energi. Tidak akan mengubah keadaan maupun hasil.

Solusinya hanya dengan bersyukur dan mulai hidup baru yang lebih nyaman lagi menyenangkan. Nikmati kehidupan dan terus melangkah menuju hari lebih terang. Tidak ada yang mustahil untuk diperjuangkan, selagi terus berproses dan membenahi diri.

Penulis: Baiq Cynthia

[SINOPSIS] Review Film JALEBI : The Everlasting Taste of Love 2018 (India)


Jalebi: The Everlasting Taste of Love

Cinta tidak selamanya akan berakhir dengan happy ending. Ada kalanya harus mengalah dengan keadaan. Cinta tidak bisa membebaskan ego. Cinta tetaplah cinta ia akan terus merawat bukan merusak.

Cinta dua orang yang telah bersatu harus kandas karena masalah kehilangan buah hati. Memang tidak mudah bagi wanita yang sudah merasakan gejala hamil. Pusing, mual dan badan terasa tidak enak. Namun tatkala sang janin gugur. Semacam kehilangan seluruh hidupnya.

Cerita berjudul Jalibi yang merupakan nama kue yang lezat dan manis. Memadukan dua alur, maju dan mundur. Cerita dibawakan oleh tokoh utama yaitu Ayesha sekaligus melaui sudut pandang orang pertama serba tahu.

Film baper+nyessek ini mengambil kisah orang-orang jatuh cinta tidak harus menikah dan bersatu, bahagia selamanya. Mirip dengan Hamari Adhuri Kahani yang berarti cinta yang tak sempurna. Kisah ini menjadi bombastis beberapa tahun yang lalu. Terlebih soundtrack lagu yang super melow dan jalan cerita yang menyakitkan. Jalabi saya pikir menjadi film romance terbaik tahun 2018.

Ayesha yang manja, cantik anak orang terpandang suatu hari jatuh hati kepada pemuda pemandu wisata di New Delhi. Salah satu tempat yang menjadi destinasi ialah rumahnya sendiri Netaji Ki Haveli. Gaya arsitektur bangunan yang unik dan legendaris menjadi poin utama. Ayesha tertarik dengan pemuda yang bernama Dev. Selain cerdas dan latar pendidik yang bagus, ia tampan dan humoris.

Ayesha jatuh hati, ia berusaha untuk selalu dekat dengan Dev. Dengan memesan tour wisatanya. Semua tiket satu kloter diborong untuk satu orang. Perempuan cerdas yang hobi nulis tidak pernah kehilangan akal untuk mencuri hati Dev, hingga suatu hari ia sendiri yang melamar Dev.

***

Tempo cerita yang lambat namun teratur tidak membuat bosan penonton. Durasi waktunya juga standar 1 jam 40 menit. Tidak seperti film-film bollywood lainnya yang lebih dari 2 jam.

Cerita dibawakan ketika Ayesha sudah 7 tahun tidak bertemu Dev. Ia tetap mencintai lelaki itu dan tidak bisa move on. Karena ia sangat yakin lelaki itu mencintai dirinya. Namun kenapa tidak menepati janji. Ia diberikan kesempatan untuk jalan-jalan oleh ayahnya. Karena hatinya remuk dan ingin mengakhiri hidup. Depresi berat menghancurkan ide menulisnya dan belum juga menyelesaikan naskah berikutnya. Ayesha memilih ke Mumbai umtuk menghadiri sesi launching bukunya. Ia melakukan perjalanan yang jauh untuk merenungkan arti hidupnya. Benar kata lagu, hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga.

Jalebi Movie source picture : https://www.masala.com

Ayesha anak satu-satunya dan terpandang mati-matian mengorbankan diri dan cintanya untuk Dev. Ia baru 21 tahun tetapi ingin menikah dengan pria yang dicintainya. Menurut Ayesha dalam kisah dongeng, ketika sang putri dan pangeran jatuh cinta harus menikah dan hidup bahagia selamanya.

Banyak kisah menggelitik dan penuh cinta dalam film kisah cinta yang kekinian tanpa menghilangkan ciri khas film India. Mengekspor budaya India juga lagu-lagu romantisnya. Lagu favorit tahun ini bagi saya soundtrack film ini dengan judul ‘Pal’.

Kalau saya boleh menganalogikan film ini, semacam kritikan keras kepada muda-mudi yang selalu menganggap hidup itu sama dengan cerita-cerita negeri dongeng maupun film-film romantis. Nyatanya dunia nyata lebih penuh drama dan tidak seindah kisah di film mana pun.
Mungkin kita menaruh ekspektasi tinggi pada suatu hal, namun ketika hal yang diharapkan tidak sesuai dengan keinginan … imbasnya pada patah hati terlalu dalam.

Sebelum menikah yang ada dalam bayangan Ayesha yakni kisah-kisah romantis, melakukan kegilaan bersama pasangan halal dan menikmati moment yang sweet dari bangun sampai tidur lagi. Tetapi tujuan pernikahan bukan itu saja. Memenuhi tugas seorang istri yang baik juga hal-hal yang harus dipatuhi dalam norma-norma yang berlaku. Menikah memang melegalkan hubungan suami-istri, tetapi tidak melegalkan lainnya. Seperti tempat hiburan malam, rokok dan alkohol.
Dev sosok dewasa, pengertian dan penyayang selalu memanjakan istrinya. Ia terkadang tidak mendengarkan kata-kata ibunya.

Terlebih mereka tinggal satu atap. Ayesha merasa terkurung, tidak bebas melakukan hal apa saja. Impiannya ialah tinggal bersama suaminya dengan rumah baru dan kehidupan baru. Tetapi Dev sudah terikat di rumah itu. Ia sebagai tour guide memiliki tanggung jawab besar yang tidak bisa dihilangkan apalagi sudah bertahun-tahun hidup di rumah penuh sejarah!

Konflik memuncak ketika Ayesha harus satu kabin dengan istri Dev. Perempuan yang terus menghubungi suaminya, memberi tahu kalau ia baik-baik saja di kereta. Percakapan yang romantis pada keluarga yang harmonis membuat hatinya terbakar api cemburu. Penggalan demi penggalan masa lalunya perlahan meletup. Ayesha tidak menginginkan masa-masa indah yang kelam muncul, ia menghindar mencari suasana baru di bilik kereta. Tetapi semakin banyak kenangan yang menguak.

Source picture: https://www.ilubilu.com/

Ayesha tidak menyangka, jika Dev menyusul istrinya di stasiun Bhusawal ia masuk ke gerbong istrinya untuk membuat kejutan ulang tahunnya. Namun apa yang terjadi Dev harus bertemu dengan mantan istrinya.

Sebuah kisah yang romantis, mengambil sudut pandang yang baru. Permasalahan rumit pada kisah percintaan tidak harus berakhir dengan tragis atau sedih. Pun tidak terlalu mempermasalahkan, bisa bersama atau harus terpisah. Karena cinta yang sesungguhnya terus ada walaupun tidak nampak kehadiran sosok yang dicintai.

Semoga ini menjadi pelajaran soal menghargai dan tidak berlebihan saat cemburu. Jangan membuat kecewa pasangan. Dan tetap bahagia di sampingnya. Cerita cinta tidak semua berakhir indah. Namun jika kita terus mencurahkan cinta. Ia akan tumbuh dan saling menyembuhkan hati yang patah.

Recomended! Khusus Dewasa.
Info film :
Sutradara : Pushdeep Bhardwaj
Produser : Sakshi Bhatt, Mukesh Bhatt
Pemeran : Rhea Chakraborty, Dingangana Suryavanshi, Varun Mitra
Tahun rilis : 2018, 12 Oktober

Reviewer : Baiq Cynthia

Ketika Lelah yang Engkau Butuhkan Hanya Istirahat bukan Berhenti


Ketika lelah yang engkau butuhkan hanya istirahat bukan berhenti.

Pernahkah terbetik dalam hati untuk menyerah saat engkau menemukan jalan menanjak dan melelahkan? Semua orang pasti pernah mengalami hal semacam ini. Terlebih hati yang terbagi menjadi berkeping-keping. Rapuh oleh suara-suara mereka yang membisikkan kata untuk berhenti. Ia menjelma ngengat kecil yang berdenging nyaring. Membekap sisa-sisa penyesalan dan kegagalan.

Bukan soal cinta yang kandas, apalagi hubungan yang jauh. Sulit untuk didekap. Ini soal ruas-ruas tulang belakang yang mulai penyot. Menanti melodi rindu yang tak berkabar. Oh tidak, rindu sudah tertunaikan. Hanya saja relung jiwa merasa lelah.

Letih dengan keadaan yang tidak pernah berpihak kepada diri. Saat bertanya kepada rembulan … ia hanya mematung lalu menarik awan. Menutupi dirinya dalam balutan kapas-kapas raksasa. Pernahkan memintal harapan setiap malam?

Harapan yang masih tidak tahu arah jalan pulang. Ia mendekam dalam ruang hampa. Menanti masa tunggu usai, menunggu kesempatan datang. Tetapi kapan peluang kemenangan datang? Tidak ada jawaban dalam dimensi yang kosong.

Andai sebatang ranting tahu, kapan waktunya patah. Mungkin dedaunan siap menggugurkan daunnya. Andai aku tahu kapan kegagalan itu datang, mungkin lebih awal aku meluncur mencari tempat baru. Untuk apa menyesali apa yang sudah terjadi, percuma … sia-sia selain rasa perih.

Untukmu yang merasa lelah dengan keadaan, belum berjumpa dengan berlian yang tertanam di dalam. Terus gali dan cari yang berharga. Mungkin dalam bayanganmu dekat tetapi sebenarnya berlian yang berharga tidak akan mudah didapatkan.

Ketika engkau belum juga mendapatkan berlian yang dimaksud cobalah untuk terus menggali. Saat engkau telah lelah namun belum kunjung terlihat keberadaan berlian. Berhentilah sejenak untuk istirahat. Berhenti bukan berarti engkau menyerah. Namun mulai menyiapkan semangat baru dan jangan pernah menyerah dengan keadaan.

Penulis : Baiq Cynthia

Luruskan Niat Menulis Untuk Belajar


Ketika engkau meluruskan niat Menulis Untuk Belajar
Menulis bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Hanya saja niat menulis harus diperbaiki untuk monitize, ingin banyak pembacanya maupun menjadi layaknya seorang artis.

Sejak awal saya belajar menulis hanya untuk menuangkan hobi dan mencoba menjadi seseorang yang menginspirasi. Apa saja saya tulis mulai dari cerpen, puisi, artikel dan novel. Apa saja saya coba membuat review buku, mengulas film juga menjadi content writer hingga ghost writer. Tidak hanya itu, seringkali dimintai tolong mengeditkan naskah dan menjadi proofreader.
Sering ikut lomba-lomba menulis maupun ajang pemilihan duta menulis. Karena menulis sebenarnya tiada batasnya.

Suatu hari saya tertarik ditawari menulis artikel namun ghost writer. Tidak diketahui nama penulisnya, beruntungnya mendapatkan fee yang sedikit. Padahal saya juga kerja sama menulis di platform reward yang diberikan sesuai dengan apa yang saya tulis. Apalagi mendapatkan banyak viewers, bertambah pula fee-nya.

Saya tertarik menjadi penulis ghost writer dalam artikel untuk mengasah ketajaman menulis artikel. Tanpa mengharapkan gaji yang setara dengan harga roti bungkusan.
Karena saya ingin tulisan yang diterbitkan di beberapa platform menyumbang tulisan kreatif dan inspirasi.

Ia memberikan ketentuan yang menurut saya sedikit ribet. Tulisan barus memenuhi versi standar yang ditentukan. Deadline yang cepat dan jumlah artikel tidak sedikit. Bagi saya itu seperti memperkerjakan sosok robot yang multitasking.

Saya suka dengan tantangan dan deadliner walaupun setumpuk tugas dan deadline siap menanti. Terlebih status yang disandang sudah tidak leluasa menulis seperti saat lajang yang bebas menentukan kapan pun menulis.

Maka saya mengatur waktu antara menulis artikel dengan rutinitas harian. Sementara menulis artikel yang menguras pikiran saya nikmati saja. Karena target utama hanya menulis dengan produktif bukan reward yang setara dengan gorengan.
Baru hari ketiga saya mulai jenuh dengan tantangan ghost writer artikel. Sebab, waktu pengumpulan tulisan kurang dari 12 jam dari pengumuman ketentuan tulisan.

Kemudian di hari keempat ada peringatan bagi yang tidak mengumpulkan naskah akan dikeluarkan. Saya sudah mempertimbangkan untuk berhenti dari job sebagai ghost writer. Tidak setara antara tulisan dan hasil. Hanya membuang waktu dan kehilangan hak cipta.

Saya langsung mengatakan mengundurkan diri. Saya pikir akan diterima berkenaan seperti yang mereka sampaikan. Jika tidak taat mengumpulkan naskah maka dikeluarkan dan digantikan dengan penulis baru.

Saya sama sekali tidak keberatan bahkan tidak mau mengambil fee-nya. Ia mengatakan keberatan kalau saya mundur. Terkait dengan tulisan saya yang berkualitas.

Kali ini saya beri kesempatan sekaligus mencoba memperbaiki sistem yang mereka lalukan. Agar tujuan menulis bukan sekadar monitize tetap menulis dengan kualitasnya.

Menulis yang sesungguhnya ialah yang murni, bebas, penuh daya kreatifitas juga memiliki ciri khas.

Penulis Baiq Cynthia

Kegiatan Weekend yang Mengembalikan Mood


Kegiatan weekend yang mengembalikan mood. Merasakan penat saat seminggu mengerjakan tugas maupun mengejar deadline. Gimana nih caranya ngembalikan mood praktis dan ampuh membuat hati senang,dan kembali bersemangat menemui hari Senin.

Saya sih suka menggambar, sudah lama enggak latihan lagi. Menggambar membutuhkan konsentrasi sekaligus menurunkan tingkat stress. Gambar juga enggak perlu terlalu bagus, yang penting memiliki makna dan tentu saja menarik. Awalnya saya menggambar objek yang mudah, lalu membuat detail.

Kenapa pilih menggambar daripada kegiatan lainnya? Saat tangan kita menorehkan pensil maupun pena pada kertas kosong, ibaratkan kita sedang mengirim energi pada kertas. Perasaan yang tidak enak maupun pikiran yang menumpuk otomatis berpindah.

Seperti memori ponsel yang butuh dikosongkan setelah penggunaan terlalu sering, jika tidak dihapus data-data yang tidak penting, pasti memperlambat kinerja ponsel. Sama halnya dengan pikiran kita, terlalu banyak menyimpan informasi tanpa mengubah dalam bentuk lain, entah sharing, menulis dan menggambar.

Otak kiri sudah dibebani tugas-tugas logika, maka untuk keseimbangan berpikir gunakan otak kanan yang suka visual dengan menggambar. Gambarlah apa saja yang bisa digambar, jangan pedulikan soal bagus maupun jelek. Karena dalam karya seni tidak ada bagus dan jelek. Itu relatif.

Fokuskan pikiran pada gambar tersebut, jika ada hal yang tidak bisa disampaikan melalui fisik maupun kata-kata tinggal ungkapkan secara visual. Selain menghemat ruang dan duit. Kegiatan weekend yang mengembalikan mood ini, sebagai penguat daya ingat. Melatih kesabaran tentunya. Tujuan menggambar dari kegiatan weekend yang mengembalikan mood ini agar esok lebih semangat lagi. Tidak ada pikiran mengganjal maupun hal-hal yang membatasi diri untuk kreatif.

Ekspresikan semangatmu dengan menggambar sekarang juga! Jangan lupa untuk istirahat yang cukup. Karena sejatinya otak pun butuh istirahat setelah seminggu dipaksa untuk berpikir.

Biasakan tidur sebelum tengah malam dan kegiatan weekend yang mengembalikan mood ini saya gunakan sebelum tidur. Agar esok pagi mendapatkan ide baru untuk rutinitas biasanya.

Selamat Malam!
Baiq Cynthia.

Jangan Mengatakan Cinta, Jika Bercumbu dengan Game


Apa yang kamu rasakan, wahai perempuan? Ketika kekasihmu lebih banyak menghabiskan waktunya dengan main game? Mulai bangun tidur, pulang kerja sampai larut malam dengan game. Ketika diajak bercanda dan bicara hanya sibuk dengan gamenya?

Bahkan saat diminta untuk makan masih sibuk dengan gamenya juga. Sebenarnya kenapa pria lebih suka main game daripada menghabiskan waktunya bersama kekasihnya?
Saya seorang wanita tidak tahu mengapa lelaki lebih menyukai main game daripada bercanda atau sekadar mendengarkan keluh-kesah pasangannya yang selama ini sering ditinggal dinas dan kesibukan di luar rumah.

Lagi

Previous Older Entries

Follow Daily's Baiq on WordPress.com